Menulis Resume Untuk Jadi Buku


Pada hari ini Jumaat  tanggal 16 April 2021, kita mulai lagi pelatihan Belajar Menulis pertemuanke -6 di gelombang 18 dengan narasuber Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd, moderator Ibu Kanjeng. Dengan bertanya kabar puasa semoga berkah dengan terus menimba ilmu di bukalah pertemuan ini

Yuk, kenalan dulu dengan narasumber kita Ibu Aam, nama lengkapanya Aam Nurhasanah, kelahiran Cipanas 12 Agustus 1988, pendidikan yang diperoleh  dari SD, SMP, SMA di laluinya di kota sejuk Cipanas, dan menempuh pendidikan tinggi di STKIP Setia Budhi di Rangkasbitung, Prodi DIKSATRASIADA dan lulus tahun 2012. Saat ini menjabat sebagai kepala sekolah di SMPS MATHLAUL HIDAYAH Cipanas (SMPS MAHIDA)  di Kp Hanberang Desa Luhurjaya, Kecamatan Cipanas, Kab. Lebak, Provinsi Banten.

Ibu Aam ini rupanya peserta Belajar Menulis gelombang 8, karena bingung tentang menulis  resume akhirnya dia coba lagi di gelombang 12, teman-temannya yang seangkatan dulu Bu Noralita Purwa, Cak Inin, dan Mr Bams sudah terus dengan pelatihan lanjutannya. Namun demikian tak membuat Ibu Aam jadi patah arang. Sekarang pun Ibu Aam sudah setara juga dengan teman teman mereka yang di gelombang 8. Sama dengan  saya saat ini juga bingung tapi karena selalu bertanya kebingungan itu akan hilang dengan sendirinya dengan tetap belajar, belajar dan belajar, biar cita-citanya tercapai ingin menjadi penulis

Sejak Ibu Aam  bergabung dengan pelatihan menulis yang di kelola Om Jay dan PGRI sudah menghasilkan 15 buah buku. Ada buku solo dan juga buku Antologi.

Buku-buku itu antara lain , buku Antologi “ Semangat Menulis bersama Bu Kanjeng” juli 2020. Buku solo  “Mengukir Mimpi Menjadi penulis Hebat” agustus 2020, Buku kolaborasi dengan Prof Richardus Eko Indrajit dengan judul “Parenting 4.0 Mengenal Pribadi dan Potensi Anak Generasi Milenial Multiple  Intelligence” September 2020. Buku Solo“Blogger Inspiratif” Maret 2021  buku ini juara I lomba blog tingkat nasional. Buku Antologi “Haru Biru Hijrah Meraih Berkah” Maret 2021, dan Antologi puisi “Makk!!!”. Sampai saat sekarang lagi mempersiapkan buku 3 buku naskah buku antologi puisi, pantun, termasuk antologi gelombang 18. Buku Antologi 18 saya ada dalamnya. Mudah-mudahan menjadi titik awal saya mulai berkarya jelang 5 tahun masa pensiun. Beraharap dimasa ini kelak menulis buku lebih tenang, karena sudah terbebas dari tugas rutin sebagai abdi negara

Prestasi narasumber  yang membuat saya bersemangat, saya bayangkan saat saya pensiun saya selalu mengolah asa dan pikiran. Juga sebagai tanda terima kasih saya pada guru-guru yang telah mengajarkan saya. Daan sebagai apresiasi saya pada diri sendiri. Bolehlah saya menghadiahkan kegembiraan buat diri sendiri. Konon berlatih menulis menghilangkan penat dalam rutinitas tugas. Apa lagi masa belajar dirumah. Biar telat dari pada tidak melakukan sama sekali, begitu yang saya dengar dari Ibu Kanjeng.

Bersama narasumber saya senang bahagia sekali bergabung dengan pelatihan saat ini. Anak muda yang penuh gairah dalam menulis dalam kurun waktu yang sangat singkat sudah menghasilkan beberapa buku. Salam salut buat narasumber.

Semoga saya bisa pula mengikuti jejak Ibu Aam dalam membuat buku dari resume yang tengah saya buat sekarang ini, semoga ya Allah.

Dalam PTT terlihat Ibu Aam memegang buku “Mengukir Mimpi Jadi Penulis Hebat”. Wah rasanya saya juga jadi kepingin jadi penulis hebat, setiap menulis resume ini saya jadi berenergi, mambayangkan aktivitas baru saya sebagai penulis. Apalagi di tunjang punya konten youtube sebagai promosi buku akan semua saling mendukung.

Dalam definisi resume adalah mengembangkan sendiri apa yang di dapat dalam pelatihan, tidak mengcopy. Dengan mengembangan sendiri akan tercipta tulisan yang enak untuk di baca.

Tujuk teknik menulis resume jadi buku

1.      Mengumpulkan reseme dalam file word

Tujuannya dengan mudah kita bisa menemui kembali resume yang ada dalam word

2.      Menentukan Tema

Tema kita sudah bisa memperkirakan arah apa tulisan  apa yang akan kita tulis apakah fiksi non fiksi, kita buat alurnya yang besesuain dengan tema

3.      Membuat TOC (TABEBLE OFCONTENT)/ Daftar Isi

4.      Mulai mengembangkan TOC

Klasifikasikan mana materi tentang Motivasi, materi tentang Penerbit,

5.      Review, revisi, dan edit naskah

Saat menulis tulislah sebebas-bebasnya jangan dulu di edit, karena bisa menghambat ide-ide kita saat menulis. Hindari salah ketik atau typo , edit ejaan dan tanda baca. Sesuai dengan Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia(PUEBI)

6.      Lengkapkan Snopsis buku

Snopsis adalah gambaran yang telah kita buat, biasanya ada dalam cover belakang buku

7.      Kirim ke Penerbit : jangan malu dan takut untuk mengirim naskah, kalau malu dan takut  tak akan sampai kita jadi penulis. Syukur-syukur ada editornya yang bisa mengedit naskah kita

 

Hal yang harus diperhatikan saat membuat resume jadi buku

·         Buku kumpulan resume ini akan kita jadikan true story, menceritakan pengalaman kita mengikuti pelatihan menulis, bagaimana kesan kita terhadap setiap narasumber

·         Ada satu bab khusus membahas bagaimana awal suka menulis, dan pandangan terhadap menulis itu sendiri. Contoh sebelum mencoba menulis dan sesudah mencoba menulis. Perbedaan itulah yang akan di paparkan sebagai pencerahan

·         Naskah buku resume bukan di copas isinya tapi lebih  mengambil poin-poin penting.

·         Menulis resume di blog  boleh panjang-panjang karena merasa semuanya penting, kalau sudah menjadi naskah  buku di ambil yang penting-penting saja.

·         Apa saja yang diringkas

 

1.      Biodata narasumber  tidak usah panjang-panjang. Misalnya prestasi banyak ambil beberapa saja yang paling berkesan.

2.      Sesi tanya jawab diambil beberapa saja . daftar pustaka dibuat jika ada mengutip dari buku. Kalau isinya full hanya dari narasumber saja.

TOC (TABLE OF CONTENT)

Mengukir mimpi jadi penulis hebat

·         Kata sambutan

·         Kata Pengantar

·         Prakata

·         Daftar Isi

·         Bab I (Kelas Belajar Menulis )

·         Bab II (Narasumber-narasumber Hebat)

·         Bab III (Menerbitkan Buku Bersama Penerbit Mayor)

·         Profil Penulis

Penjabaran

·         Bab I Kelas Belajar Menulis

1.1.Motivasi Menulis

1.2.Mengapa Harus Menulis

1.3.Sulitkah Menulis

1.4.Mengatasi kesulitan Menulis

·         Bab II Narasumber-Narasumber Hebat

2.1.Wijaya Kusumah, M.Pd

2.2.Hati Nurahayu, S.Pd

2.3.Dra. Sri Sugiastuti, M.Pd

·         Bab III  Menerbitkan Buku Bersama  Penerbit Mayor

1.1.Kelebihan Penerbit Mayor

1.2.Mengapa Harus Penerbit Mayor

1.3.Bagaimana Hasil menggunakan Penerbit Mayor

Dan seterusnya

Demikian hasil resume ke-6 Belajar Menulis semoga kita semua dalam kondisi sehat ditengah Pandemi Covid19. Harapan kita semua khususnya peserta gelombang 18 semoga  bisa mengikuti dan  menyelesaikan resume tahap demi tahap. Dan pada akhirnya harapan saya bisa menerbitkan sebuah buku sebagai tahap lanjutan. Wassalam terimakasih

Judul                : Menulis Resume Untuk Jadi Buku

Resume           : 6

Gelombang     : 18

Tanggal           : 16 April 2021

Narasumber    : Ibu Aam Nurhasanah, S.Pd.

 

Comments

Popular posts from this blog

Buku Mahkotah Penulis, Buku Muara Tulisan

Buku Mahkotah Penulis, Buku Muara Tulisan