Membongkar Rahasia Menulis Hingga Menerbitkan Buku

 


Malam yang ketiga pada pelatihan belajar menulis jumaat 16 juli 2021, kepada Guru-guru hebat, ucapan selamat malam terlah bergema, narasumber dan moderator malam ini telah hadir ditengah kita.  Ibu Rita di Bali dan Mr Bams dari kota kembang Bandung.

Sekilas profil  dari Ibu Rita wati, beliau adalah guru Informatika SMPN 2 Mendoyan Kab Jembrana Bali yang merupakan alumni pada gelombang 10, pelatihan belajar menulis yang di gawangi oleh Om Jay dan Timnya ini. Ibu Rita mulai jadi narasumber  pada gelombang  16, terlalu cepat,  Ibu Rita sebagai peserta di gelombang 10 dan jadi narasumber di gelombang 16. Semua itu bisa terjadi banyak contoh  baru saja menyelesaikan pelatihan dan di nyatakan lulus keesokannya menjadi narasumber.Sang moderator Mr Bams yang masih setia di pelatihan ini, sepertinya beliau selau hadir disetiap gelombang, banyak hal bisa kita di diskusikan mampir di Blognya Mr Bams.

 Dalam materi membongkar rahasia menulis hingga menerbitkan buku, materi yang sangat menarik bagi saya terutama yang lagi gencar-gencar ikut pelatihan ini. Bagaiman tidak saya di gelombang 18 menyambung di gelombang 19, demi cita-cita untuk terbitnya sebuah buku.

Pastinya saya punya tujuan  untuk hadir di sini, dengan tujuan belajar menulis, lalu apakah tujuan saya itu hanya sekedar ingin belajar, atau sekedar ikutan saja untuk persyaratan naik pangkat, mengejar kredit poin atau hanya untu menyalurkan hobby menulis sehingga punya nilai lebih dari teman-teman, dan ataukah sebagai tambahan penghasilan jika kelak saya bisa menulis . apalagi kalau hasil dari karya saya  ini menjadi best seller

Lalu manfaat apa yang bisa kita ambil dari menulis ini, konon katanya dari sumber https://wwwalodoter.com  bahwa menulis itu dapat meredakan sters, dapalagi ditengah masa pandemi ini dimana pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di perpanjang dari pada memikirkan hal-hal belum tahu kapan berakhirnya pandemi marilah kita isi waktu luang kita dengan menulis.

Dengan sering  kita menulis akan mudah bagi kita untuk menyelesaikan permasalahan yang ada baik pada diri kita maupun yang ada pada lingkunga sekitar kita. Ditengah kegalau sekarang dimana tingkat emosi  orang sangat tidak stabil alangkah baiknya jika menyampaikan sesuatu itu dengan tulisan dan sebuah tulisan akan jauh lebih bermakna.

 Semakin terlatih untuk menulis apalagi jika sering menulis puisi, menulis, cerpen akan memperbaiki suasana hati, hati merasa selalu riang dan bahagia. Menjelang masa tua menghampiri kita dengan berbagai aktivitas dan permasalahan yang hidup yang silih berganti , daya ingat menurun, akan tetapi jika kita terus menulis dan membaca  aneka ragam tulisan akan meningkat daya ingat kita. Jangan biarkan penyakit pikun menghampiri kita.

Para ahli mengemukan bahwa menulis bisa meningkatkan kecerdasan, baik kecerdasan intelektual maipun kecerdasan emosional, dan tak ketinggalan juga adalah kecerdasan spiritual, dapat mengembangkan daya inisiatif dan kreatifitas,  ini dapat kita buktikan ketika sebuah ide muncul dalam menulis kita punya inisiatif bagai mana tulisan ini kita ramu hingga menarik minat baca orang membaca.  Orang merasa senang dengan tulisan kita, kreativitas akan muncul dengan sendirinya. Didalam menulis sebuah artikel kita akan mengumpulkan berbagai informasi, maka dari itu akan terdorong diri kita untuk mau dan mampu melakukannya.Melihat para senior yang sudah menerbitkan buku dan bukunya sudah tersebar ke berbagai pelosok negeri bahkan sampai manca negara, tentu punya trik dan rahasia menulis.



 Dari narasumber kita bisa melihat rahasia dari menulis itu antara lain:

1.      Kita akan mampu menguasai diri kita sendiri dalam arti kita tidak lepas kendali dari apa yang sudah kita tetap, baik sebagai individu maupun posisi kita ditengah masyarakat

2.    Untuk menambah perbendaharaan kata, menemukan kata kata terbaik, perbanyaklah membaca buku-buku terbaik

3.    Ungkapkanlah semua ide yang ada pada pikiran lalu menulislah abaikanlah aturan dalam PUEBI untuk sementara, karena terakhir bisa di edit kembali

4.     Berlatihlah untuk menulis mulai dari 100 kata perhari , meningkat 400 kata perhari, terus dilatih 1000 kata perhari

5. Buatlah alur dari sebuah konsep seperti sebuah pohon ada batang, cabang dan rantingnya, sehingga memudahkan kita untuk mengisi dari pohon dan ranting itu.

6.      Jangan berhenti untuk satu gagasan  terus gali gagasan-gagasan  baru itu

Akan ada  pertanyaan selanjut dimanakah kita harus menulis, agar tulisan kita bisa dibaca orang lain, jika kita menulis lalu di simpan saja dalam dokumen laptop sampai kapan pun tulisan ini tidak ada yang akan membaca, hanya yang punya tulisan saja berulag-ulang membacanya. Pesan yang disampaikan dalam tulisan tidak berarti apa-apa. Lalu dimanakah kita harus menulis sehingga ide-ide kita bisa dibaca orang lain. Menulislah di Blog, ini adalalah media yang dapat mempublikasikan karya tulis siapa saja yang mau menulis tanpa harus takut di tolak. Tulisan kita tidak hanya dibaca oleh teman dekat saja, tapi bisa dibaca oleh orang seluruh dunia.

Andaikan satu hari kita menulis satu tulisan saja,  2 sampai 3 lembar dalam sebulan kita sudah bisa mengumpulkan satu buku dengan jumlah 90 halaman. Bagaimana jika satu hari 5 sampai 10 halaman pasti sebulan menjadi sebuah buku dengan 300 halaman. Kita bisa punya beberapa buku dalam beberapa bulan. Kalau kita pikir setahun bisa menerbitkan lebih banyak lagi buku. Mulailah kita melirik penerbit, panerbit mana yang kita pakai penerbit mayorkah atau minor, semua bisa kita lakukan , persoalannya masih maukah kita menulis, dengan pola yang ditetapkan narasumber rasanya untuk menerbitka buku sangat mudah sekali.

Kendala pasti ada bagi penulis pemula,  seperti yang kita sama-sama rasakan belum terbentuknya pola menulis berkelanjutan, apa solusi yang bisa kita upaya jika susah menemukan ide, miskin kosa kata, sulit merangkai kata, suka menunda-nunda pekerjaan, bingung mau menulis apa, merasa tidak percaya diri, punya perasan tulisan saya jelek dan tidak layak untuk dibaca.

Solusi yang tepat sekarang ini adalah kembali kepada habit membaca dan menulislah, tulislah apa yang dirasakan, bacalah apa yang bisa mendambah pengetahuan. Tidak bisa instan kita akan menjadi seorang penulis hebat jika kita tidak mendekati tulisan itu, kita tidak dekat dengan membaca. Membaca dan menulis ibarat dua sisi mata uang yang berbeda , akan bermakna jika kita gunakan kedus sisi itu

Demikian akhir dari sebuah paparan yang menarik yang telah disampaikan oleh narasumber Ibu Rita Wati, betapa bahagianya beliau telah menerbitkan bermacam-macam buku, hingga beliau bisa menjadi narasumber dan ilmu  berbagi dengan orang lain, bukankah sebaik baiknya manusia adalah jika ia berguna bagi yang lain. Terimakasih kepada narasumber dan yang mengkomandoi acara ini Mr Bams, dan salam salut buat Om Jay dengan adanya wadah ini mampu melahirkan penulis pemula.

Judul                     : Membongkar Rahasia Menulis Hingga Menerbitkan Buku

Resume               : 3

Gelombang         : 19

Tanggal               : 16 Juli 2021

Nara Sumber       : Ibu Rita Wati

 

Comments

  1. luar biasa ilmunya, semoga kami bisa belajar menulis dan menerbitkan buku dari bu Rita yang baik hatinya dan mau berbagi ilmunya.

    ReplyDelete
  2. Terimakasih om jay mohon bimbingannya

    ReplyDelete
  3. Rresume yg dikemas dengan ulasan dr penulis resume menjadi menarik untuk di baca. Keep wroting and sharing

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Buku Mahkotah Penulis, Buku Muara Tulisan

Menulis Resume Untuk Jadi Buku

Buku Mahkotah Penulis, Buku Muara Tulisan