Dari Mana Ide Menulis Datang

 Dari Mana Ide Menulis Datang



Salam literasi guru hebat se Indonesia, salam sehat salam bahagia. Ditengah Pandemi yang belum usai kita tetap menimba ilmu. Ilmu dunia dan akhirat. Serpihan mutiara ilmu kita kumpulkan jadi satu.  Jam dinding yang berdetak tak  kuasa  kita hentikan. Kita mengalami pengurangan bukan penambahan. Tak tahu kapan akhir kita,  akhir yang baik pasti harapan semua.

Untuk sebuah  keabadian, menulislah lihat apa yang  terjadi, demikian selalu nasehat founder belajar menulis online Wijaya Kusumah  biasa disapa Om Jay . Belajar selagi muda ibarat mengukir diatas batu, ilmunya menetap lama dalam pikiran . Belajar  setelah dewasa ,  ibarat mengukir diatas air,  Cepat berlalu ilmunya, susah menghimpunnya,  sulit untuk dipakai lama . Untuk itu selagi muda kejarlah mimpi, maksimalkan capaiannya.  Hadirkanlah buku itu, agar ada cerita  buat sang buah hati, cucu yang ada diantara kita. Sebagai guru  lejitkan literasi untuk Guru hebat Indonesia.

Bersama Om Jay, kita belajar, Dari Mana Ide  Menulis Datang.  Banyak ide yang bertebaran di sekitar kita, untuk di jadikan tulisan. Akan halnya Om Jay, dalam Profilnya , banyak yang telah diperbuat, segudang prestasi berjejer pada Blog nya. Bukti  keberadaannya sebagai guru, dan sebagai  pribadi khalifah di muka bumi. Apa yang melatar belakangi beliau, hingga menjadi sekarang ini. Siapa sosok yang telah mempengaruhi Om Jay untuk eksis di dunia liteasi. Selengkapnya bisa lihat https://wijayalabs.com/about


Dikisahkan Om Jay, , awalnya dia bertemu dengan seorang guru hebat dan   berprestasi. Sosok yang telah memukaunya,  dengan segudang prestasi  yang menakjubkan. Sosok itu adalah  Dedi Dwitagama. Seorang yang suka berbagi ilmu.  Bersama siswanya suka  menyelesaikan proyek proyek kecil sebagai pemantik siswanya untuk terus berprestasi.

Selanjutnya beliau juga berguru kepada Budiman Hakim dan Pepih Nugraha. Tulisan gurunya inilah yang telah mempesona Om Jay . Mereka inilah yang mengawali karier dan prestasi Om Jay. Seorang guru tidak tergantung tua dan mudanya. Seseorang yang memiliki kelebihan ilmu dan prestasi bisa kita jadikan pedoman dan panutan.Hingga mengantar Om Jay pada  pencapaian sebagai guru penggerak untuk Indonesia. http://gurupenggerakindonesia.com/

Menarik rasa ingin tahu dan ingin berbuat seperti yang telah dilakukan pendahulunya.  Dalam era digital sekarang, saatnya kita dipaksa untuk mengikuti arus yang tengah bergelora  yaitu Teknologi Digital. Dunia Digital internet telah mengubah cara pandang kita. Dulu dipandang teknologi ini menyusahkan,merepotkan pengguna, tapi sekarang teknologi ini memudahkan. Banyak guru yang terbantu dengan teknologi ini. Apalagi saat pandemi ini, Pembelajaran Jarak  Jauh (PJJ) teknologi inilah solusinya.

Malam ini Om Jay kasih tantangan kepada kita, untuk menulis dengan menayangkan  Foto dan Video .  Peserta dipersilahkan  membuat diskripsi tentang foto dan video itu. Wah,  banyak ragamnya isi dari diskripsi itu. Benar-benar guru hebat lagi beraksi dengan berbagai diskripsi. Hal ini umum terjadi karena setiap orang punya cara pandang dan punya alat ukur sendiri. Selain dari itu  memberi foto dan video, ada lagi yang dengan membagi  Audio, lebih dikenal dengan nama Podcast. Semua ide menulis Om Jay terpatri pada blog yang bisa dilihat http://kompasiana.com/wijayalabs

Podcast semakin sering digunakan pada pembelajaran Daring. Memudahkan siswa menerima pelajaran. Ini juga bisa dijadikan ide menulis, hanya dengan mendengar semua bisa di mengerti oleh siswa. Teringat lagu yang ada video, masa kecil yang penuh bahagia. Bisa di jadikan cerita,  cerita tentang hidup didesa, cerita  saat memelihara  kucing  si belang tiga warna.

Demikian sekelumit tentang ide menulis dari mana saja. Dari perenungan dari cerita  masa kecil,  dari orang yang terdekat dengan kita. Terpenting dari materi ini adalah untuk segera menyelesaikan resume menerbitkan buku solo. Terimakasih moderator Ibu Maesaroh , terimakasih Om Jay yang telah berbagi ilmu dengan kita. Ini adalah resume ke -20 dan pertemuan ke 20. Aroma buku untuk segera dibuat sudah menari  di pelupuk mata, semoga terlaksana dengan baik, Aamiin Ya Rabil Alamin.

 

Judul : Dari mana Ide Menulis Datang

Resume  : 20

Gelombang : 19

Narasumber : Wijaya Kusumah, M.Pd

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Buku Mahkotah Penulis, Buku Muara Tulisan

Menulis Resume Untuk Jadi Buku

Buku Mahkotah Penulis, Buku Muara Tulisan