Menulis Kelengkapan Naskah
Sehari jelang Perayaan Ulang Tahun Indonesia merdeka, tepat pukul 11.45, Om Jay telah mengeluarkan flayer narasumber malam ini. Semangat merdeka bersemayam dalam hati beliau tak kalah dengan gemuruh merdeka bagi pegiat literasi Indonesia. Guru hebat yang selalu di gaungkan oleh setiap narasumber membuat kita tersentak untuk bergegas menyelesaikan resume. Pertemuan yang ke 16 ini, bukan akhir dari menyelesaikan resume, tapi adalah awal perjalanan untuk terbitnya sebuah buku jika dinyatakan lulus. Bersama moderator andal sang Blogger Inspiratif Ibu Aam Nurhasanah dan narasumber Ibu Theresia
Pelatihan malam ini sudah dimulai, moderator Ibu Aam panggilan akrabnya sudah berpanjang kalam dalam memandu acara ini. Lantunan doa sudah di perdengarkan , doa kesembuhan untuk penggiat literasi seluruh Indonesia, baik yang sedang sakit mau pun dalam isolasi mandiri. Saat ini di butuhkan kecerdasan dan kreatifitas dalam mengelola massa sulit ini. Jadikan masa sulit ini penyemangat untuk terus berproduksi dan berkarya, sekecil apa pun sumbangsih kita sangat diharapkan. Semoga semuanya menjadi lebih baik, lekas sembuh bagi yang sakit, dan virus corona segera hengkang dari Bumi ini
https://www.cikgutere.com/2021/01/tere-bukan-liye.html
Buku solo terbit tahun 2020, beliau sangat antusias dalam menulis, semangat yang membara jadi role model bagi kita. Buku ke empatnya dengan judul “Belajar dengan Mengajar” terbit tahun 2021, setelah menyelesaikan tantangan menulis di YPTD pimpinan Bapak Thamrin Dahlan. Beberapa buku antologi Cikgu Tere jadi pemenang di kegiatan menulis bareng. Harapan kita semua semua peserta kelak akan bisa menerbitkan buku solo. Tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penerbitan buku tersebut. Buku sebagai Mahkota bagi penulis akan terbit dengan penuh warna dan makna.
Khusus malam ini kita akan fokus membahas empat bagian kelengkapan naskah yaitu :
1 Bagian Prakarta
2. Bagian Daftar Isi
3. Bagian Sinopsis
4. Bagian Profil Penulis
Selanjutnya dalam empat bagian ini punya kisah menarik bagi narasumber atas kekeliriruannya. Kebingungan Cikgu Tere tentang “Prakarta” dan Kata “Pengantar”. Dalam Prakarta, ditulis oleh penulis buku itu sendiri, biasa kita jumpai dikarya tulis ilmiah, jurnal, ditulis lebih singkat dan tegas. Kalau Kata Pengantar ditulis oleh orang lain biasanya oleh penerbit, senior, orang yang berkompeten, biasanya mengulas buku lebih mendalam.
Daftar Isi disebut juga dengan Outline atau kerangka, gunanya memudahkan
proses penulisan, agar penulis lebih terarah. Berkat adanya kerangka, membuat tulisan lebih
sistematis, fokus pada inti tulisan, dan terjaminnya kelengkapan tulisan. Bersama Prof. R. Eko
Indrajit narasumber tertantang mengikuti challenge. Selesai pelatihan menulis beliau segera
membuat Outline, tidak lama satu minggu tulisannya sudah menjadi naskah. “Belajar
Semudah Klik” itulah judulnya bisa cepat selesai karena panduan dari Outline yang dibuat.
Selain itu dengan menggunakan microsoft word membantu memudahkan membuat daftar isi. Hal ini yang jadi pengalaman menarik bagi Cikgu Tere, untuk lebih yakin bisa kita explore pada Menu dan Tab di Microsoft Word. Rahasianya ada pada Heading 1 dan Heading 2 . Terbitnya buku beliau pada penerbit mayor, tidak terjadi begitu saja ada proses review oleh Penerbit Andi. Penerbit meminta narasumber mempresentasi isi buku di depan Prof Eko. Rasanya luar biasa seperti sidang tesis Cikgu Tere berujar, mungkin rasa Nano-Nano, warna-warni. Itulah sensasi proses diterimanya naskah buku di penerbit mayor Penerbit Andi.
Bagian lain ada Sinopsis, ternyata ada perbedaan antara sinopsis dengan Blurd. Kalau Sinopsis menceritakan keseluruhan isi buku secara ringkas, sedangkan Blurd hanya menulis bagian-bagian yang menarik dalam sebuah buku, tujuannya mengundang rasa ingin tahu pembaca. Contoh Blurd
Bagian terakhir dari kelengkapan buku adalah Profil penulis, hal penting dari ini adalah profil dari penulis yang mendukung, misalnya ketika kita punya kiat-kiat yang menarik dalam sebuah blog, minimal kita sudah punya prestasi dan kopentensi dari kiat-kiat itu. Jadi apa yang kita tulis punya relevansinya. Mustahil jika kita berbicara probelema pendidikan, sementara kita bukan seorang pendidik. Ini penting untuk meningkatkan kepercayaan pembaca kepada penulis. Dalam profil penulis boleh mencantumkan Nomor Kontak atau Email, jika pihak penerbit melakukan editing.
Demikian akhir dari materi yang telah tuntas disampaikan cikgu Tere sebagai narasumber. Semoga semua peserta pelatihan bisa mengikuti jejak pengalamannya dan moderator Blogger Inspiratif yang sangat mengagumi narsumber, kelihatan berbinarnya mengakhiri dengan salam sehat salam literasi buat guru hebat Nusantara.
Judul : Menulis Kelengkapan Naskah
Resume : 16
Gelombang : 19
Narasumber : Ibu Theresia Sri Rahayu, S. P.d. SD








Comments
Post a Comment