Teknik Promosi Buku
Pelatihan belajar menulis PGRI, sebentar lagi akan berakhir. Nuansa panik sudah keliahatan diantara peserta. Panik dalam arti sibuk dalam mendisain sebuah buku. Seumpama lomba lari. Peserta penuh berjejer di garis star. Sampai di titik finish, peserta sudah mulai bekurang. Kemanakah mereka jemu dan lelahkah? . Memasuki masa kritis mengutip istilah Om Jay, dimana peserta mulai berguguran.
Bagi peserta yang masih tetap disini, konsisten dengan tujuannya. Jangan biarkan dagumu tertompang dengan malasan mu. Keluarlah sebagai pemenag untuk mengalahkan diri sendiri. Sudah saatnya impian itu diraih. Rebutlah mahkota impian itu, dengan karya buku solo
Dibawah komando ibu Kanjeng sebagai moderator, ikut menggelorakan semangat. Semangat yang hampir padam bagi yang kehilangan jejak. Dibantu narasumber sebagai penawar dahaga. Akan menyampaikan Teknik Promosi Buku. Paparan materi ini diharapkan semua akan berbinar. Berbinar karena peserta tidak hanya mendapatkan meteri Teknik menulis, tapi jauh dari itu ilmu jual pun kita dapati disini
Bersama narasumber, Bapak Akbar Zainudin, seorang trainer dan motivator, akan berbagi ilmu dan mengajak kita menjadi penulis handal. Penulis buku Man Jadda Wajada, ini adalah buku solo pertamanya. Setelah beberapa buku bersama yaitu buku Antologi. Buku solo pertama ini sudah cetakan ke 13, dan terbit 55.000 eksemplar. Setelah boming dan laris buku solo pertama, muncul pula 15 buku susulan yang ditulis dari tahun 2010 sampai sekarang.
Selama ini kita hanya membaca bukunya saja. Malam ini kita beruntung bisa bertemu langsung dengan penulisnya. Beliau yang sudah menjiwai dunia penulisan. Bagaimana kita bisa mengikuti jejak menulisnya. Teori menulisnya, Strategi penjualannya, dan laku semua bukunya. Demikian larisnya hingga pembaca selalu menanti cetakan ulangnya.
Sembari promosi pendiri PT EMJEWETraining dan Coaching ini, mengenalkan buku-bukunya tentang menulis antara lain UKTUB. Panduan Menulis Buku dalam 180 hari. Buku ini mengupas tuntas dunia penulisan dari A sampai Z. Dalam buku itu terdapat 150 an alamat penerbit yang siap menampung naskah buku kita. Buku terbarunya adalah The Power Of Man Jadda wajada, buku penyempurnaan dari Man Jadda Wajada seri pertama.
Strategi pemasaran termasuk memasarkan buku mencakup 4 hal (4P) : Product (Strategi Produk). Price (strategi Harga), Place of Distribusian (Distribusi), dan Promotion (Promosi). Strategi ini akan berbeda satu dengan yang lain. Bergantung dengan siapa buku kita tujukan.
Berikut ini berbagi penjelasan tentang masing-masing strategi
1. Strategi Produk :
strategi ini sebenarnya milik penerbit, sebagai penulis kita membantu dan memberi masukan kepada penerbit siapa target pembaca kita sebenarnya. Dengan begitu buku yang diterbitkan sesuai dengan kebutuhan dari target audiens.
2. Strategi Harga :
strategi harga juga penerbit yang menentukan. Penentuan harga buku memiliki dua strategi, pertama harga buku umum dan kedua harga buku premium. Harga premium biasanya menggunakan hard cover yang bagus, ditambah bonus bonus seperti voucher seminar, dan workshop dan sejenisnya.
3. Strategi Distribusi :
Stratergi ini secara umum dibagi dua , distribusi tradisional dan distribusi non tradisional. Staregi distribusi tradisional adalah melalui toko-toko buku, baik jaringan skala lokal mau pun nasional. Distribusi non tradisional diantaranya adalah melalui a. Multi Level Marketing (MLM),
b. Melalui penjualan langsung,
c. Melalui Marketplace, e commerce misalnya Lazada, Bukalapak, Tokopedia, Shopee
4. Strategi Promosi :
strategi ini biasa dilakukan penerbit dan penulis. Beberapa program bisa dilakukan
Pertama :
Saat launching buku pertama, biasanya menggunakan fasilitas mesjid atau Aula, di lembaga pendidikan, dan loby Hotel. Pengadaannya bisa dari penerbit dan penulis. Kita bisa meyakinkan penerbit, bahwa upaya penulis untuk promosi saat terselenggaranya launching buku. Pada toko-toko besar mereka dapat menyelenggaraakan launching buku di area tokonya
Kedua :
Pada acara bedah buku. Acara bedah buku adalah acara diskusi tentang bedah isi kandungan dari buku . Biasanya diselenggarakan secara online dan offline. Offline dalam arti penyelenggaraan dengan lembaga pendidikan, perpustakaan, mejlis taklim, mesjid, atau area terbuka saat event tertentu. Pokoknya semua tempat kita jadi jadi ajang promosi. Setiap kesempatan memungkinkan kita selalu tawarkan. Di era digital sekarang ini lebih mudah memasarkan produk. Pada media sosial di FB, IG, WA Grup, Zoom Meeting dimana semualintas generasi sudah mengenal media ini.
Ketiga :
Melakukan seminar atau workshop yang bersesuain dengan tema buku. Misalnya buku motivasi dan menulis. Secara berkala buatlah seminar dan diklat yang berkaitan dengan motivasi dan menulis. Langkah pertama buatlah seminar atau workshop secara gratis. Target kita adalah mengenalkan buku kepada peserta seminar. Lakukan secara berkala, lakukan secara offline bisa disekolah, atau online bisa via WA, Zoom FB dan IG
Keempat :
Membangun komunitas, komunitas yang kita bangun juga harus bersesuaian dengan tema buku. Buku tentang guru, maka bangunlah komunitas guru . buku tentang menulis bangun komunitas dengan orang yang berminat dengan tulis menulis. Komunitas membuat kita merasa dekat dengan audiens, sehingga memudahkan kita untuk menawarkan buku. Sekali waktu bertemu dan seminar dengan komunitas lewat zoom.
Kelima :
Membangun jaringan reseller. Reseller ini lah perpanjangan tangan kita dalam berjualan. Para reseller kita bekali juga pengenalana dengan buku. Ketika berpromo sudah tahu materi dari buku kita. Komisi 20-30 persen membuat para reseller bersemangat dalam berjualan.
Keenam :
Berjualan dan promo di Marketplace. Buka toko di marketplace seperti Lazada, Bukalapak, Tokopedia, dan Shopee. Membuka toko di marketplace meluaskan jangkauan promosi kita. Ketersediaan buku selalu ada di saat pembeli bertanya tentang buku itu.
Ketujuh :
Memanfaatkan media sosial (Medsos) untuk promos buku. Manfaatkan follower dan subscribe .Setiap hari buat status terkait tema buku yang kita promosikan. Sehingga orang mengenal kita sebagai penulis. Lakukan terus menerus agar Brand muncul. Intinya berbagi ilmu dalam buku. Bukan jualan buku saja. Ikatan bathin dengan calon pembeli tersambung. Pengaruhi pikiran mereka dengan muatan pentingnya memiliki buku. Jadikan membaca sebagai kebutuhan utama. Membaca akan membuka wawasan dan cakrawala berpikir kita. Penekanan ini penting, karena masayarakat Indonesia kesadaran membaca masih rendah.
Paparan ini membuat saya sangat bersemangat mengumpulkan yang terserak. Menjadi sebuah buku adalah kebanggaan. Mahkotah itu harus terwujud, akan kita persembahkan untuk jiwa yang damai. Materi hebat malam ini telah membuka pikiran kita bagaimana strategi memasarkan buku. Sungguh ilmu yang sangat luar biasa. Kita mulai menjadikan buku, lalu kita jual, bahagia rasanya. Terimakasih buat ibu Kanjeng dan Bapak Akbar Zainudin, kalian hebat dan mempesona.
Judul : Teknik Promosi Buku
Resume : 19
Gelombang : 19
Narasumber : Bapak Akbar Zainudin



Comments
Post a Comment